Sebuah Cerita Hidup

IMG_0410

Dia adalah dia yang bernama rian saat ini dia berumur 17 tahun dan alhamdulilah masih bisa sekolah di sma negeri.

Suatu malam yang sunyi memaksanya untuk menulis tentang hidupnya yang selalu sunyi setiap malamnya. Sudah 3 tahun dia jomblo tetapi dia tetap bersukur karena dia sadar bahwa dia tidak sempurna dan masih banyak kekurangan. Dia selalu berifikir setiap harinya bahwa dia harus bersyukur apa yang telah diberikan tuhan dan dia membayangkan bagimana jika dia seperti orang yang mempunyai kekurangan fisik mereka selalu bersyukur, jika kita orang yang normal pasti akan berfikir “meraka bisa kenapa dia tidak” karena bersykur merupakan sumber percaya dirinya.

3 tahun lalu dia adalah rian yang sangat pemalau yang jarang ngomong selalu terlihat seperti orang yang kesepian selalu menyendiri disebuah pojok kursi belakang, dia duduk paling belakang karena dia malu jika ditanya oleh guru dia selau menghindar saat guru hendak menayakan kepada dia, dia selalu saja salah tingkah kalo ditanya tidak tau kenapa setalah 3 tahun kemudian dia pun melanjutkan sekolah kejejang sma dengan memilih jurusa ipa di sma ini memaksaku untuk berubah sifatku yang pemalu jadi lebih percaya diri untuk berbuat sesuatu, ngomong dll.

Dimalam yang sunyi tetapi ramai akan suara Tv berkeciak dan suara angin yang dihembuskan oleh kipas angin didalam kamarnya tetapi terasa sangat sunyi didalam hatinya, dia selalu bermimpi menjadi pemian bola yang propesional, tetapi dia sadar bahwa dia tidak berbakat dalam bidang olahraga ini tetapi dia tidak mudah putus asa jika 10 – 20 tahun kemudian dia menjadi pemain bola propesional disebuah club raksasa eropa dengan suara tepuk tangan penonton dan teriakan meraka yag selalu membela negara meraka masing – masing , jika semua itu benar terjadi dia akan membela negara indonesia sampai sekuat tubuhnya semana kuat tubunya sampai itulah dia akan membela tim nasional.

Jiak dia tidak menjadi pemain bola perpesional dia ingin menjadi pengusaha yang sangat sukses yang bisa keliling dunia karena itu impian dia saat masih kecil dan membahgiakan orang tuanya.

Tepat jam 11:07 dia menulis ini dengan setulus hatinya dengan sebuah pensil stabilo dan sebuah buku. Haripun sudah semakin larut dan matanya mulai sayup dimakan oleh gelapnya malam.

senin tanggal 1 april 2013.

by : rian seorang anak yang sunyi .

saya arieansyah sebagai menyampaikan kisah ini kepublik ingin mengucapkan TERIMA KASIH sudah membaca tentag hidupnya .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s